Banyak orang mengatakan
bahwa berinvestasi saham itu sama saja dengan berjudi, tapi apakah hal itu
benar? Karena sering munculnya persepsi orang yang seperti itu maka kali ini
akan membahas mengenai betul tidak sih saham itu sama saja dengan berjudi?.
Ada 2 golongan yang
berinvestasi di saham yaitu :
1. Investor
2. Spekulan
Investor adalah orang yang
membeli suatu saham tersebut untuk jangka panjang. Sebagai bahan pertimbangan
mereka sebelum membeli suatu saham adalah laporan keuangan dan berita2. Disini
mereka hanya mengharapkan keuntungan dari deviden.
Spekulan adalah orang yang membeli
saham tersebut untuk jangka pendek. Disini mereka dapat melakukan transaksi
jual beli dalam waktu 1 hari atau kurang. Mereka dapat membeli saham di pagi
hari dan menjualnya di siang hari atau sore hari. Mereka hanya mengharapkan
dari capital gain.
Tetapi didunia saham, kita
sulit sekali membedakan yang mana investor dan spekulan, karena saya tidak
yakin mereka tidak tergiur dengan kenaikan capital gain yang begitu besar dan
dapat berkali-kali dibandingkan cuma mengharapkan deviden yang nilainya tidak
seberapa.
Saham sebenarnya tidak
dibuat untuk berjudi, melainkan menggunakan prinsip dagang biasa: penawaran dan
permintaan, dan digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat untuk
meningkatkan kapital atau modal perusahaan.
Secara garis besar investasi
saham di Bursa Efek Indonesia dianggap sesuai syariah apabila hanya melakukan
jual-beli saham syariah dan tidak melakukan transaksi yang dilarang secara
syariah. Saham-saham syariah yang dimaksud adalah saham saham yang termasuk
Daftar Efek Syariah (DES) dan Jakarta Islamic Index (JII). Sampai tahun 2014,
tercatat ada 500 saham yang ada di pasar modal, sedikitnya 300 saham sudah
masuk dalam efek syariah.
Contoh transaksi yang haram adalah
transaksi yang transaksi dengan unsur spekulasi atau tanpa alasan jelas.
Transaksi saham itu bukan spekulasi karena dapat dipelajari melalui laporan
keuangan perusahaan atau dinamakan Analisis Fundamental. Spekulasi itu
terjadi apabila investor melakukan transaksi saham tanpa menggunakan analisa,
riset atau pengetahuan maka dapat dikatakan transaksi investor tersebut tidak
memenuhi prinsip syariah.
Untuk lebih menjamin
investor saham yang ingin bertransaksi saham secara syariah, sekarang investor
dapat membukarekening saham syariah. Secara khusus rekening saham ini hanya
dapat mentransaksikan saham dalam kategori syariah. Bila ada order untuk
membeli saham di luar saham syariah secara otomatis akan ditolak oleh sistem.
Apakah bermain saham
termasuk judi? Tidak! Kenapa? Berikut ini saya akan membahas hal yang membedakan
antara bermain saham dengan berjudi, yakni :
1. Saham sudah disahkan
secara resmi/hukum, bahkan sampai bisa mendirikan perusahaan saham contohnya
perusahaan IDX
2. Tidak semua orang bisa bermain saham,
kenapa? Karena untuk bermain saham dibutuhkan modal dan pastinya bukan dalam
jumlah yang kecil. Sedangkan judi bisa dilakukan dengan modal berapapun.
3. Bermain saham
tidak hanya membutuhkan keberuntungan semata namun juga membutuhkan keahlian
dalam menganalisis suatu saham dan harus mengetahui serta mengikuti
perkembangan dari perusahaan yang akan dibeli sahamnya.
4. MUI pada
tahun 2011 mengeluarkan Fatwa Halal untuk berinvestasi di pasar modal, jadi
saham tidak bisa disamakan dengan berjudi.
5. Dari 480
saham yang tercatat di pasar modal, sedikitnya 300 saham sudah masuk dalam efek
syariah, artinya ini menunjukkan jika investasi saham sudah masuk aman dan
halal.
Nah tahukah bahwa Ellen May (salah satu pakar saham
terbaik Indonesia) terinspirasi untuk menulis buku “Smart Traders Not Gamblers”
dari isu yang mengatakan bahwa saham itu judi. Dan ternyata beliau juga
memiliki pengalaman pahit dalam trading saham lo. Pada tahun 2008 misalnya,
Ellen May sempat berhenti trading saham selama 3-4 bulan karena mengalami
kerugian yang sangat besar. Jadi, untuk yang berminat memahai lebih banyak lagi
tentang bagaimana cara trading saham yang baik dan benar, dan ingin tahu lebih
banyak tentang investasi saham sebenarnya silahkan baca buku “Smart Traders Not
Gamblers” karya Ellen May. Disitu diulas dengan gamblang tentang investasi
saham. Termasuk ulasan tentang trading saham bukanlah sebuah bisnis perjudian.
Dari semua penjelasan
diatas,jadi boleh disimpulkan bahwa investasi saham yang dilakukan dengan benar
tidak sama dengan judi. Investasi saham termasuk investasi yang legal.